Kami berkumpul lagi sore kemarin. Saya dan beberapa kawan semasa kuliah dulu. Biasanya jika berkumpul seperti ini, dengan ditemani beberapa gelas kopi, kami berbagi tentang kenangan hari kemarin dan berangan-angan sekenanya tentang apa yang mungkin bagi kami sebentar dan besok-besok. Begitulah kami selalunya setelah penat dengan rutinitas kami masing.
Sedikit beda dengan biasanya, sore kemarin kami tidak lagi berbincang tentang hal-hal yang sifatnya regular dan itupun hanya sesekali diselangi dengan guyonan yang menurutku garing. Sore itu kami begitu larut dalam emosi kami masing-masing. Ini mungkin reuni yang terakhir hingga beberapa tahun ke depan gumamku. Seorang kawan, sahabat dan juga saudara kami, akan pergi meninggalkan kami dan kampung ini (Makassar). Untuk sebuah masa depan yang lebih baik tentunya , masa depan ia, dan juga masa depan kami. ABDULLAH SANUSI.
Pergilah kawan! Lengakpilah bab-bab yang tersisa dalam hidupmu dengan kisahmu di kampung orang. Dan setelah kau temukan yang kau cari PULANGLAH.
Untuk diingat! Jangan pulang bawa bule!
21 September 2005
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment